Pelukan Hangat Tuan Presiden
"Tidak perlu. Kamu tidak perlu kelihatan 'cute' atau terlalu feminin di depan mereka."
Pria itu kemudian merogoh bagian dalam lemari dan menarik sebuah blouse berwarna putih tulang dengan potongan sederhana namun elegan. Ia memberikannya pelan pada Sera, lalu menunjuk pada celana jeans biru gelap yang tergantung.
"Pakai ini dan celana jeans saja," ucap Rendra mutlak.
Sera membelalakkan mata, menatap blouse dan jeans itu bergantian. "Apa ini pantas, Tuan? Ke klub eksklusif memakai jeans?"