Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
Bunyi klik kunci koper terdengar seperti bunyi gembok sel penjara bagi Clara.
"Lalu... kamu pergi sama siapa saja?" tanya Clara lagi, suaranya kini bernada curiga. Insting wanitanya, meski tumpul karena narsisme, masih berfungsi sedikit. "Jangan bilang kamu pergi sama sekretaris barumu yang ganjen itu?"
Arka tertawa renyah. "Sekretaris baru? Maksudmu Sinta dari HRD? Tidak, dia sibuk mengurus rekrutmen. Aku membawa tim inti. Anton, manajer legal, dan..."