Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Bukankah ini terdengar sangat kejam? Chandra seketika merasa kurang percaya diri. Dia merasa kalau dirinya tidak akan mungkin bisa menang jika melawan ratusan juta peramu pil di sini. Karena dirinya baru mampu memurnikan pil ajaib tingkat sepuluh. Satu-satunya kesempatan bagi Chandra agar bisa menang adalah dengan menggunakan Tungku Sakti. Dia berharap Tungku Sakti akan memberikannya kejutan yang tak terhingga. “Semuanya, mulai!” seru Pemimpin Dunia Singhen.
9.11.9M VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 72.6K fois en tant que chaand kaa tukdaa
Afficher les avis (251)
Read
+Librairie
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Lire tous les avis
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Setelah bertemu Si Tua Bijak dan menjalani latihan yang melelahkan, kini ia merasa semakin dekat dengan pertanyaan besar yang terus menghantuinya: apa sebenarnya kekuasaan itu? Gurutta Harun keluar membawa dua cangkir teh panas. Ia meletakkan salah satunya di depan Mukhayyam dan duduk di kursi kayu di sampingnya. Gurutta tahu muridnya sedang bergulat dengan sesuatu yang penting. “Pikiranmu terlihat berat malam ini, Mukhayyam,” kata Gurutta, membuka percakapan. Mukhayyam menghela napas panjang. “Gurutta, saya ingin bertanya... apa sebenarnya kekuasaan itu?”
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 41 fois en tant que chaand kaa tukdaa
Read
+Librairie
Gairah Khodam Leluhur

Gairah Khodam Leluhur

Dia tidak ingin menjadi pecundang, maka dari itu dia memutuskan untuk mengambil wudhu dan sembahyang dengan gerakan dan bacaan yang masih diingat. Sesuai dengan arahan Kasih, dia akan membacakan doa. Setelah mendapatkan posisi duduk yang nyaman, ada sesuatu yang dia rasakan di tangan kanannya seperti energi yang tidak biasa. Anehnya lagi, surat yang bahkan tidak hafal, dia mampu membacanya dengan lancar dan fasih tanpa melihat buku. Ajaibnya, setelah beberapa saat, Lea mulai bangun meski lesu.
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 41 fois en tant que chaand kaa tukdaa
Read
+Librairie
Om Duda!

Om Duda!

Fatya mejeda ucapannya lalu menatap Devan dengan tatapan bertanya. “Kai, Kailash Adya Ganendra.” Perempuan itu kembali menampilkan senyumnya. “Makanan apa yang Kai sukai? Kegiatan apa yang dia sukai? Apa dia suka menonton film kartun, atau superhero? Lalu siapa tokoh yang sangat dia suka. Kai suk—“ “Satu-satu pertanyaannya,” ucap Devan mengelus lembut tangan Fatya yang ada di genggamannya.
9.875.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 2.5K fois en tant que chaand kaa tukdaa
Afficher les avis (27)
Read
+Librairie
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Lire tous les avis
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Mata beningnya kemudian menatap Lia dengan seksama. "Ini tasnya Gilang ya Lia. Di sini ada daftar apa yang bisa Gilang makan dan enggak. Terus apa aja kegiatannya." Lia menatap sebuah tangan yang menyodorkan tas, ragu, Lia mengambil barang tersebut. "Tolong Gilang dijaga. Saya enggak mau sampai Gilang kenapa-kenapa." Dan kini Lia tahu, ia yang seorang lulusan cumlaude jurusan ekonomi ini akan benar-benar menjadi pengasuh dari anak duda ganteng tetangga sebelah.
692 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 27 fois en tant que chaand kaa tukdaa
Read
+Librairie
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

Ia menunjuk mobil-mobilan warna merah dengan pintu yang bisa dibuka. Lastri menunduk, melihat harga yang tertempel kecil di bawahnya. Ia menghitung cepat dalam hati. Masih cukup. “Yang itu saja?” tanyanya lembut. Yudha mengangguk cepat, lalu ragu. “Tapi mahal nggak, Bu?” Pertanyaan polos itu membuat dada Lastri terasa diremas. “Nggak. Selama Yudha senang.”
966 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 29 fois en tant que chaand kaa tukdaa
Read
+Librairie
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

ucap Rara dengan suara agak kencang. Sama seperti di telepon sebelumnya, lagi-lagi tidak ada jawaban. Rara seketika terheran-heran. Sebenarnya, seberapa nyenyak tidur tamunya itu? Rara kembali mengetuk pintu kamar. “Permisi, tuan–” CKLEK Rara seketika tersenyum lebar begitu pintu terbuka. Akhirnya usahanya berhasil! “Selamat siang, tuan. Saya–”
1035.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 1.1K fois en tant que chaand kaa tukdaa
Read
+Librairie
Dernier
123
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status