Ciuman di Balik Seragam
Jiwaku terlena, kesemutan menyelimuti diriku, aku hampir meleleh.
Yunita merasakan gatal tak tertahankan, dia melepaskan alat kelaminku dari mulutnya, ludahnya masih menempel hingga membentuk jaring tipis.
Dirinya menengadah, menatapku.
"Pak Pewawancara, aku merasa sangat tak nyaman ... tolonglah puaskan aku," katanya.
Sambil berkata begitu, dia berbalik dan membungkuk di atas kursi, pantatnya yang putih menghadapku.
Bab Populer