Cahaya Biru
Namun tekadku tak tergoyahkan, aku harus melindunginya.
Aku mengibaskan kedua tangan para pemuda yang hendak mendekat, lalu dengan kakiku yang sigap, menginjak ujung tongkat baseball mereka. Tongkat itu terpental ke udara, dan dengan tangkas, aku menyambarnya tanpa harus membungkuk. Wajah para anggota geng motor itu memerah, penasaran dengan aksiku. "Maju sini, gue nggak takut!" Kataku dengan sinis, menatap mereka yang terpampang nyata kemudaannya yang sejajar dengan umurku. "Heh, cewek. Jangan sok keras! Lo tahu nggak siapa kita? Kita ini Geng Venus, paling ditakuti di seluruh kota!" seru pemimpin mereka, penuh dengan kebanggaan yang membara. Dari samping, Biru berusaha berdiri meski nafasn
인기 회차