Sentuh Aku Seperti Kau Milikku
“Bachelor of Arts—Fine Art Painting. Lulus dengan penghargaan First-Class Honours.”
Hugo menambahkan, “Dia sempat menjadi artist in residence di Florence selama enam bulan, lalu pameran tunggal kecil di Berlin. Semua catatannya konsisten, tidak ada celah.”
Kaelmore menutup dokumen itu, meletakkannya di atas meja dengan gerakan tenang. Tapi di balik tatapan hijaunya, ada bara yang perlahan menyala.
“Valeriah,” ia mengulang, kali ini lebih pelan, hampir berbisik. Seolah nama itu bukan sekadar identitas, tapi sebuah teka-teki yang menantang untuk dipecahkan
인기 회차