Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Mencari cuanki di Swiss! Gatra mondar-mandir di dalam kamar memikirkan cara untuk mendapatkan cuanki. Namun sampai buntu pikirannya tetap tidak menghasilkan apa-apa. Gatra memandang arlojinya. Sudah pukul sepuluh waktu setempat. Matahari baru saja tenggelam satu jam yang lalu. “Aku cariin cuankinya sekarang, tapi kamu nggak usah ikut,” cetus Gatra tiba-tiba.
10170.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai cuaca guci saat ini
Baca
+Pustaka
Broken Wings

Broken Wings

"Kean, biar nanti aku yang menjemputmu. Sepertinya mau hujan." Aku menelpon Keanu segera, ketika kulihat di luar jendela awan gelap sudah menggantung menutupi langit, bergulung-gulung tertiup angin. Cuaca hari ini seolah menegaskan perasaanku yang kelabu. "Ok, aku sarapan di hotel saja. Karena barang-barangku belum semua di-packing," sahutnya terkesan dingin.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai cuaca guci saat ini
Baca
+Pustaka
Madu untuk (Mantan) Tunanganku

Madu untuk (Mantan) Tunanganku

"Mau pulang sekarang, Bu?" Senyuman dan nada yang ramah tidak bisa menetralkan debaran jantung Gian yang kian bertalu. Masalahnya suasana di sana sedikit mencekam. Apalagi langit yang sudah menghitam akibat baru selesai turun hujan, padahal masih jam magrib. Angin sepoi-sepoi nan dingin menambah hawa aneh, merindingkan tubuhnya. Dia butuh jaket agar menghangat badan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai cuaca guci saat ini
Baca
+Pustaka
PARADOX: Mimpi Buruk

PARADOX: Mimpi Buruk

Hell York City, 25 September 2053. Musim gugur telah tiba di awal September, cuaca hari ini segar dan seperti biasa. Selalu dingin. Aku memandang keluar jendela, cuaca hari ini lebih mendung dari biasanya. Aku merasakan ada yang yang tidak beres hari ini. "Hmm... apa karena aku terlalu sensitif hari ini? Ah lupakan saja." Gumamku sembari merapihkan meja kasir.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cuaca guci saat ini
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

tanya Angga, pandangannya bergeser pada alat pendeteksi waktu dan lokasi serta pembaca cuaca, di dashboard. “Saat ini menunjukkan pukul tiga lewat empat puluh menit. Perkiraan cuaca hari ini akan turun hujan pada pukul enam sore,” ucap mesin itu dengan suara datar khas robot. “Terima kasih...” sahut Angga dan Shasha hampir bersamaan, membuat keduanya tersenyum tipis seolah memahami sesuatu di antara mereka.
10487.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai cuaca guci saat ini
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status