DENDAM
Rias Ardaniceo cantik milik si satpambapak satpamlembur malam di kantor
Dendam
Part4
Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir.
Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan.
"Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."