MAWAR
Bugh
Kaki Nico menendang dada pria itu hingga tubuhnya menempel di tanah, lalu Nico berjongkok, tangannya terulur mencengkram kerah baju pria itu.
"Katakan siapa yang menyuruhmu keparat?!"
"Ampuni aku tuan, tolong ampuni aku. Aku dan teman-temanku hanya ingin membalaskan dendam kepada mu karena kebakaran hotel yang menewaskan para pegawai tempo lalu, meskipun kau sudah bertanggung jawab, tapi nyawa harus di bayar nyawa!" Ucap pria itu. Nico melihat amarah di mata pria tersebut.