Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

Senja di Manhattan terasa lebih dingin dari biasanya. Di dalam sebuah restoran mewah dengan kaca besar menghadap gedung-gedung pencakar langit. Bara duduk diam menatap segelas wine merah di depannya. Tangannya meremas gagang gelas itu erat-erat, seolah mencoba menahan emosi yang sudah bergejolak sejak pagi.
10597 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
Deadly Ash

Deadly Ash

Dengan melipat kedua lengan di depan dada, membuat buah dada Ash terlihat membesar karena tertekan lengan. Pemandangan itu pun menjadi santapan Gerry untuk ditatap. Selagi mendekat, Gerry menjawab, "Mungkin saja, tetapi kita harus tetap menjaga. Orang yang memiliki kekuatan abu kematian sangatlah buruk. Dia bisa membunuh siapa saja tanpa kenal ampun. Cukup aku saja yang terbunuh, jangan kamu." Kalimat terakhir begitu manis. Ash akan selalu mengingat pesan penutup yang indah.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
DANGEROUS MAN

DANGEROUS MAN

Dia tidak akan mungkin bercinta dengan orang yang tidak dia sayangi dan tidak dia cintai. Setelah kantong plastik hitam berisi mayat Shintia itu sudah tak terlihat lagi, Athur mengambil bajunya lalu berjalan menuju mobilnya untuk pulang, dia sudah tidak merasa lelah lagi, tubuhnya sudah sangat fresh sekarang, dan moodnya sudah sangat baik. Athur Paker benar-benar seorang psychopath berwajah malaikat berhati iblis dan berdarah dingin.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

Warna merah pada irisnya semakin pekat dan mulai menyala. “Lakukan! Apa pun akan kukorbankan,” ucap Adra lantang tanpa ragu. “Ulurkan tanganmu.” Sosok malaikat kematian itu juga mengulurkan tangannya, lalu sebuah kertas usang dengan tulisan dan tanda-tanda rumit muncul. “Taruh ibu jarimu di atas kertas ini.”
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
Handsome, But Dangerous!

Handsome, But Dangerous!

**** Plak!!! Suara tamparan menggema didalam ruangan gelap ini. Seorang gadis dengan kepala yang sudah dibanjiri darah ter tunduk menahan sakit. Didepan gadis itu terdapat seorang lelaki muda yang sedang memegang belati ditangan kirinya. Lelaki itu berjongkok, tangan besar dan kekar miliknya mencengkram dagu gadis itu yang membuat gadis tersebut mendongak menatap nya.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
Untouchable Man

Untouchable Man

tanya Naya lagi ketika para tamu sudah mulai menikmati hidangan yang telah disiapkan Ibunya. "Saya nggak gugup." "Tapi tangannya dingin banget." Naya menarik tangan Rezal dan menempelkannya di pipinya. Begitu dingin dan basah. "Ini masih lamaran loh, Pak. Belum malam pertama."
9.9163.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai dead man's hand
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
Callah
suuukkaaaaakkk bgt sm novel inii... light ga trll bnyk konflik... uwu2nya dapet bgt.... menghibur hatii dan bacanya nagih.....pingin trs baca smpe begadang2.... koin?? hajaarrr ajaaa.... sukses terus ya thoorr .........
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Dead&Queen

Dead&Queen

“Ya Tuhan… gue jadi saksi rahasia terbesar abad ini.” Detik-detik terakhir sebelum Alma sampai ke titik yang ditentukan, Gio melangkah pelan. Jantungnya berdebar kencang. Dia melihat Revan memberi tanda terakhir, lalu menarik napas dalam. Alma tiba di tempat yang sudah dipersiapkan. Lampu-lampu kecil mulai menyala, musik piano lembut terdengar, dan layar menampilkan video “Selamanya”. Gio melangkah maju, tersenyum hangat. “Alma… ada yang ingin aku tanyakan sejak lama.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
My Handsome Master

My Handsome Master

June hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Di sudut ruangan itu, ada yang melihat dan merekam jelas di otak tentang semua yang terjadi di malam itu. Karena tak satupun dari tamu yang hadir diijinkan untuk merekam pada malam itu. Jadi tak ada momen yang terekam di handphone, kecuali pada kameramen khusus yang disiapkan WIjaya Group. Bianca menatap tajam juga bersama dengannya Direktur dari The One Entertainment. Tempat Leah mantan Dave bernaung. Mereka saling tatap dan seperti ingin membelah tubuh June dengan tatapan mereka.
593 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai dead man's hand
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status