OBSESI CINTA TUAN MUDA
Aku hanya ingin sendiri, butuh sendiri, ke mana pun aku melangkah, aku hanya ingin sendiri.
Hari telah berganti malam, aku berjalan menyusuri jalanan raya. Tertawa sakit seorang diri, beberapa orang menatapku heran. Aku paham, mungkin mereka mengiraku gila. Ya, aku gila, karena telah percaya pada seorang lelaki.
“Tega kalian berdua,” gumamku.