Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Bulu kuduk pun berdiri tidak disangka-sangka, gambaran wajah-wajah tersiksa dan dijemput kematian sangat jelas tergambar. Bagaimana aku menggambarkan ketiada berdayaan pada suara juga gambaran wajah yang ketakutan saat menghadapi kematian itu. Saat sharing tentang ini, sebagian orang menghujatku berpikir aku gila dan tak beriman. Sebagian lagi mengatakan jika aku harus mengolahnya. Tekanan selalu datang setiap saat tanpa ada yang membimbingku, sedari aku kecil.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
JUST IMAGINATION

JUST IMAGINATION

*Stay-BLACKPINK* Song's. "Neol-talmeun deu-tthan seulpeun mellodi,--aaaaaa Ireoke nal-ullienundwe,, ee ehh Ne hiyang-gineun dallko-mhan felony Neo-mu, mipjhiman saranghe --yeeeah Eo-dun bam-mi nal-ga dugi-joe-ne Nae gyeotul tteonna-jimma Ajik nal-saranghani Nae namgwa gatdam-yoen one-ureun tteonna-jimma
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Seika yang baru pulang dari festival sekolah tidak sengaja bertatapan dengan seorang wanita malam yang melewatinya. Seika langsung terduduk di jalan sambil menutup mulutnya menahan mual, sebuah kejadian menjijikkan masuk ke dalam pikirannya tanpa bisa ia cegah. Di dalam pikiran gadis itu terpampang jelas sebuah adegan seks yang seperti pemerkosaan namun sang wanita malam justru menikmatinya. Setelah Seika mencari informasi di dunia maya, gadis itu baru mengetahui bahwa adegan itu adalah adegan seks BDSM yang biasa disebut 'play kinky'. Semenjak itu Seika sedikit takut dengan makhluk berjenis kelamin laki-laki.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Ia mencium istrinya dengan kasar, seolah ingin menguji apakah perempuan ini masih punya perasaan atau tidak. “Kenapa kau tidak menolak?” tanya Galuh dengan suara berat, hampir bergetar. Ratri mengangkat wajahnya perlahan. Tatapannya sangat kosong, tidak ada ketakutan, tidak ada air mata. Bibirnya bergerak pelan, suaranya lirih tapi tegas, seperti bisikan dari hati yang sudah lama hancur: “Aku sudah lama mati.” Galuh terdiam. Kata-kata itu menghantam dadanya lebih keras daripada bentakan atau perlawanan apa pun. Ia menatap wajah istrinya yang pucat, dengan mata yang tidak lagi hidup.
619 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Pembunuh Surgawi

Pembunuh Surgawi

Ramalan dari seorang prophet, sudah tidak perlu diragukan keakuratannya. Kematian. Inikah yang membuat hatinya gusar dengan firasat buruk malam ini? Heanvenly membakar ujung nikotin sebelum menyesap dan menghembuskan asapnya ke udara malam. Mendongkak menatap gugusan bintang di atas kepalanya. Kematian? Dia penasaran ... bagaimana cara kematian akan datang pada seorang pembunuh surgawi dengan kemampuan terkuat dari prophet Caph tingkat God seperti dirinya.
10891 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Di balik tudung kepalanya, matanya merah menyala seperti bara. Namanya dikenal hanya dengan satu kode: **Z-01**. Hasil eksperimen gagal yang seharusnya telah dihancurkan, namun ternyata berhibernasi dan bangkit dengan satu tujuan: menguasai dunia yang tersisa dan menciptakan tatanan baru. Ia menatap gambar udara Horizon Camp. “Mereka pikir ini dunia milik mereka. Kita lihat siapa yang benar-benar layak bertahan.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Lie of Life

Lie of Life

“Jahat banget lo, Lim. Sama sahabat sendiri begitu amat.” Salim terkekeh. Merasa kepanasan karena ledekan sahabatnya itu, Bara pun buru-buru mengeluarkan ponselnya dan membuka aplikasi Fotogram, salah satu media yang menjadi tempat orang-orang membagikan momen berupa foto dan video. Ia mencari nama akun media sosial sang idaman hati lalu menunjukkannya pada Salim.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Humming of Death

Humming of Death

Bahu mereka membungkuk, tangan terkulai, seakan siap jatuh kapan saja. Lantai dipenuhi botol kaca kosong, sebagian masih berisi cairan berbahaya yang membuat mereka menjadi zombie yang merangkak dalam dunia halusinasi. Jumlahnya menggunung, menandakan betapa banyaknya orang yang sudah terseret dalam cengkraman Garrett. “Carlo, ada pemasukan dari Garrett beberapa hari terakhir?” suara Piero terdengar tenang, tapi matanya awas, mengamati setiap gerak di ruangan itu.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

Dan ketika Alma akhirnya menghembuskan napas panjang — satu pelepasan yang bukan menyerah, melainkan pengorbanan sadar — cahaya di sekelilingnya berkedip keras, lalu runtuh seperti kembang api yang meledak dari dalam. Di ruang kendali dunia nyata, grafik menukik drastis: struktur data Aurora kehilangan koordinasinya. Jaringan yang menjerat kesadaran mulai lepas satu per satu. Nada-nada digital berubah menjadi bisikan, lalu hening. Di dalam White Core, saat terakhir sebelum kehancuran total, Aurora menjerit dengan suara yang hampir mirip tangisan manusia. “TIDAK—JIKA KAU MATI, KAU JUGA MENYERET MEREKA!”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai deadly illusions
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status