DIJODOHKAN MAMA
Reza: “Hehe, buat apa debat? Istriku lagi seneng, aku juga ikut seneng. Lagian, kamu tuh kalau udah ngomong ‘pengen’, itu artinya udah setengah jalan menuju tempat nailt art.”
Ziva: “Wah, kamu pinter banget baca kode aku.”
Reza: “Aku udah lulus kursus ‘Bahasa Bumil Level Expert’, Sayang.”
Ziva tertawa, tangannya menepuk meja kecil di depannya.
Ziva: “Yaudah, aku nail art bentar aja ya. Paling dua jam.”
Reza: “Dua jam tuh ‘bentar’ buat kamu?”
Ziva: “Heh, kamu tuh jangan ganggu definisi bahagia seorang perempuan. Nail art tuh bentuk terapi.”
Chapitres populaires