Di Balik Rupa Burukku
Tiba-tiba perasaan takut menghantam, aku terpaku tak mampu menggerakkan kaki, tanganku bahkan terasa bergetar.
"Ayo, Ai. Mbak Sum antar," kata mbak Sum meraih tanganku.
"Sini, Ai. Mbak Dar juga akan menemanimu, kau jangan gugup, ada mbak Dar di sini, pertama debut memang takut, tapi kalau dah terbiasa jadi enak."
Dariyah ikut menuntunku ke bar, kata-kata motivasinya benar-benar membuatku tambah down, debut? Yang benar saja, memangnya mau jadi artis?
Capítulos em Alta