Terjerat Pesona Mama Temanku
Risya Petrovarumahnya aditarti mendengar suara orang mengaji tengah malamtidur di depan pintuding dong kudatang padamu bukalah pintu
Nada suaranya akhirnya pecah, campuran antara kecewa dan cemas.
Sarah terdiam. Kata-kata Adit masuk, tapi hatinya masih berperang. Matanya menatap kosong ke pekatnya malam di luar beranda. “Aku … aku nggak tahu, Dit,” suaranya nyaris tak terdengar. “Aku cuma … aku cuma ngerasa hancur. Kayak semua yang aku bangun sebegai sosok orang tua yang baik, runtuh dalam semalam.”