Kehidupan Ketiga Sang Villainess
BabyCacacerita dewasa saudaraalur novel surat kecil untuk ayahcerita dewasa dengan kakakcerita sedarah adik
"Kehancuran."
Xaverius menggeleng lalu berhenti berdansa tepat di ujung balkon, yakni tempat pemandangan kristal di bawah sana terlihat paling jelas di bawah sinar merah. Ia mencengkeram kedua bahu Aurelia sambil menatapnya dengan keseriusan yang sanggup menggetarkan jiwa.
"Bukan kehancuran. Itu adalah kehidupan, Aurelia. Rasa sakit, ketakutan, kekacauan, yang mana itu adalah tanda bahwa dunia ini hidup dan bukan lagi sekadar tulisan kaku di atas kertas."