Kesatria Garuda
Kehancuran yang Menyebar
Langit yang sebelumnya biru cerah kini menjadi kanvas gelap yang dihiasi awan hitam pekat, bagaikan luka menganga di wajah dunia. Matahari, jika terlihat, hanya berupa cakram pucat yang tak mampu menembus kegelapan. Udara terasa berat, dipenuhi energi negatif yang menyesakkan dada, seolah-olah dunia itu sendiri sedang menahan napas dalam kesakitan. Tanah yang subur dan hijau kini berubah menjadi gurun yang tandus dan retak-retak, bagaikan kulit yang mengering dan pecah-pecah karena dehidrasi. Pohon-pohon layu dan mati, ranting-rantingnya yang patah seperti tulang-tulang yang rapuh. Sungai-sungai mengering, danau-danau menguap, meninggalkan jejak-jejak kehancuran yang
Capítulos em Alta