Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku

Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku

Dia mungkin sempat mengusirnya, berharap tak ingin bertemu, namun hati kecilnya mengatakan dia butuh pria asing itu. "Seharusnya manusia tau siapa dewa kehancuran, atau aku harus menyebutnya Batara? Jika tak tau, maka tak perlu mencari tau siapa aku. Jika kau memang ingin rasa sakit mu itu hilang, tak perlu mencari ku, aku tau apa yang kau butuhkan, maka aku akan datang." Pria itu memegang pergelangan tangan dan membuat tanda di sana. Seperti tatto kecil dengan gambar bunga mawar berwarna hitam "Kau sungguh ingin membantuku?"
467 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
Pesona Cinta Sang CEO

Pesona Cinta Sang CEO

Sesaat keduanya saling bertatapan, ada rasa yang aneh saat Dewa menatap mata pria di hadapannya itu. Begitu juga dengan Arman, ia seperti mengenali sorot mata Dewa, sorot matanya mengingatkan dirinya pada Sinta. Arman sempat berpikir jika pria di hadapannya itu adalah anaknya bersama Sinta. Namun di sisi lain, ia tidak yakin dengan hal itu. Ingin sekali Arman menanyakan tentang keluarga Dewa, tetapi ia takut nanti pria di hadapannya itu berpikir yang tidak-tidak. Dewa melirik arloji di pergelangan tangannya. "Sudah siang, maaf saya harus pulang. Istri saya menunggu di mobil."
1040.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 806 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
Skandal Sang Ceo

Skandal Sang Ceo

tanya petani yang membawa arit. "Maaf Pak, saya ... saya Dewa, rumah saya di daerah ngaglik Pak, maaf pak, ini tidak seperti yang bapak-bapak pikirkan, kami ... kami---" jawab si cowok yang kemudian di potong ucapannya oleh petani membawa cangkul. Lelaki bernama Dewa itu berdiri, namun masih memegangi perut bagian kirinya akibat terkena benda tumpul saat di tendang tadi.
101.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 31 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
My Husband CEO Is Mafia

My Husband CEO Is Mafia

“Jangan bodoh." "Baiklah maaf." "Kapan kau pulang?" "Secepatnya." "Aku akan menunggumu." "Terimakasih." "Apa kau mencari kesenangan lain di sana?" "Tidak, jangan bodoh! Aku tak pernah bermain dengan wanita." "Serius? Seorang Arthur De Lavega tak pernah bermain wanita?" "Ya." "Kenapa aku curiga?" "Aku lebih memilih merusak tubuhku dengan mabuk bukan dengan bermain wanita Tabitha."
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
Diary Langit

Diary Langit

ungkap salah satu keluarga Dewa yang duduk di dekat Arun. "Ya, Dewa juga adalah orang hebat di bidangnya, dia sangat mahirvbermain angklung, hingga kadang kami selalu keasyikan mendengar permainan angklungnya," balas Arun sambil tersenyum mengenang Dewa. Arun tersenyum gembira sekaligus pedih. Kini kawannya itu telah pergi. Meski tak terlalu dekat, namun Arun tahu banyak tentang Dewa.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

Dewa berdiri, berjalan keluar kamar menuju ruang tamu kecil di kamar itu. “Apa, Yah,” sahutnya. Sementara itu ia melihat Ardan masih bergelung selimut di sofa panjang. “Woi! Buruan mandi.” Dewa menyibak selimut yang dikenakan Ardan begitu kasar. “Ya elah, Bang! Bntar sih!” dumal Ardan. Dewa tak peduli, baginya, disiplin waktu itu penting. Mandi jam berapa, sarapan, dan lainnya, harus sesuai jadwal. Ardan harusnya paham, karena ia seorang atlit. Mungkin karena liburan, jadinya ia sedikit bermalas-malasan.
9.788.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Dewa mengangkat tubuh istrinya, memeluknya dengan sangat erat. Aruna membuka matanya perlahan, menatap Dewa dengan tatapan yang sangat sayu. "Kita menang... untuk malam ini... Dewa..." "Iya, kita menang. Tapi jangan lakukan itu lagi, Aruna. Jangan pernah mengorbankan dirimu seperti itu lagi," ucap Dewa dengan suara yang serak akibat emosi yang meluap. Aruna tersenyum lemah, ia menyandarkan kepalanya di dada Dewa. "Aku adalah Arthaira... dan seorang penulis harus selalu berani mengambil risiko untuk akhir cerita yang bahagia... kan?"
10520 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
Mr Genius

Mr Genius

Campuran multietnis-multigenetis itu memberikan keunggulan fisik yang unik pada Arthur dan adiknya, Kamila. Arthur dengan tinggi 180 centimeter, tubuh atletis, dengan wajah seindah lukisan Dewa Yunani. Hati para gadis mesti bergejolak saat menatapnya. Namun sayang Dewa Yunani satu ini sedingin gunung es, membuat hati para gadis yang mendekatinya turut membeku dihantam kecewa.
105.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 208 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
KEKASIH HATI SANG PUTRI

KEKASIH HATI SANG PUTRI

Dewa Arthur meninggal di tempat. “Tidak! Arthur!” Alora menangis dengan posisi tengkurap di atas tanah, darah segar keluar dari mulutnya dan mengotori pakaiannya yang berwarna putih. “Dewi Alora! Buka matamu, apa yang terjadi?” Suara Naomi terdengar panik, abdi setianya itu baru saja turun ke bumi setelah mengetahui sepasang dewa dewi itu telah melakukannya lebih dulu untuk membantu manusia memerangi penyihir jahat.
109.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 353 Beses bilang dewa arthur
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status