MAWAR
Mawar hanya mengangguk-anggukan kepalanya walaupun tidak paham dengan jalan pikiran pria itu, menggaji 36 pengawal yang kerjaannya hanya menjaga rumah saja, sangat menakjubkan untuknya, mungkin dia bisa mendaftar sebagai pengawal Fabio nanti setelah kakinya sembuh.
"Oh iya... namamu siapa? Aku lupa berkenalan tadi," ucap Mawar diiringi kekehan.
"Nama saya, Anita, nona,"
"Aku Mawar. Jangan panggil aku nona, panggil namaku saja," pinta Mawar.
Pelayan itu menggeleng, "saya tidak berani membantah perintah tuan,"
"Kenapa berlebihan sekali? Panggil Mawar saja, jika di depannya kau boleh panggil aku nona,"