Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
PRAMESWARI

PRAMESWARI

Wuaaahhhh, tentu saja, Prameswari gembira tiada tara. Sriiinggg, sriiinggg! New Chat@Tiara [Pagi, Mbak Mytha] [Jangan lupa, jam 8 ada apel motivasi Mbak!] Prameswari tersenyum simpul membaca chat sederhana dari Tiara. Bukan apa-apa. Dia merasa sudah menjadi bagian paling penting dalam Honey Karaoke and Cafe. Buktinya, Tiara sampai mengirimkan reminder chat padanya. Ya, yaaahhh, walaupun masih belum tahu harus bicara apa di sana nanti. Prameswari memang begitu, karena dia pengagum berat quotes let it flows! Biarkan hidup ini mengalir seperti air, menuju samudera.
107.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 275 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Arimbi

Arimbi

Wajahnya begitu sejuk dan bersahaja. "Halo, Mba, perkenalkan aku Hanna." Ini sudah yang kesekian kali Hanna memperkenalkan diri, tapi Arimbi masih belum merespons. Pandangan Arimbi masih tertuju pada langit mendung. Objek langit memang menjadi pemandangan kesukaannya saat duduk di taman. Entah apa yang Arimbi pikirkan? Tatapan wanita itu seolah-olah berpikir, tengah menerka sesuatu. Namun, tidak ada yang tahu.
103.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 98 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Lelaki Kontrak Super Kaya

Lelaki Kontrak Super Kaya

goda Dewa kepada sang sekretaris. "Emang boleh, Pak?" tanya Ari dengan semangat. "Iya, bayar seharga hotel bintang lima," jawab Dewa sambil tergelak. Kriet! Dewa memasuki ruangannya, wangi apel hijau memberikan ketenangan. Sepertinya ruangannya baru saja dibersihkan oleh Chika. Belum ada kopi di atas mejanya. "Chika, kopinya nanti buatin dua ya. Sekalian juga sarapan, saya ada tamu."
108.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 238 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Dewa

Dewa

Tembok rumah Chika yang terbuat dari papan itu, dicat serupa warna langit. "Aku nggak papa kok! Tumben rapi banget, harumnya juga semerbak. Pasti gara-gara nggak mandi trus ngabisin parfume sebotol," ledek Dewa seraya merebahkan tubuhnya untuk bersandar di bahu kursi. "Emangnya kalau aku mau mandi, aku harus absen dulu sama kamu?" "Nggak juga," balas Dewa dengan nada datar.
9.97.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 239 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Dua puluh menit kemudian, dia tiba di Dark Night Bar. Sebagai pramugari, daya tariknya tidak perlu dipertanyakan lagi, dan gaun hitam ketat yang dikenakannya membuatnya terlihat sangat memikat. Huo Mian, di sisi lain, tidak terlihat seperti seseorang yang sedang menikmati malam sama sekali. Bahkan, dia tampak lebih seperti seorang pelayan. “Ayo, kita keluar untuk bermain. Tidak bisakah kamu berdandan sedikit? Jangan seperti perawan tua.”
104.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 115 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Cinta sang Asmara

Cinta sang Asmara

“Asmara.” Asmara mendesah lega. Untuk pertama kalinya Asmara merasa sangat bersyukur dengan kehadiran Farhan. Mengabaikan sorot penuh tanya dari 2 orang lainnya, Asmara segera berlari ke arah Farhan. “Mas Farhan.” "Sini biar Mas saja yang bawa.”
1.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 43 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Di tengah dataran, berdiri sebuah paviliun megah dengan atap emas, dihiasi ukiran burung phoenix yang tampak seolah akan terbang kapan saja. Arjuna mengenali tempat ini. Lebih dari itu, ia mengenali sosok yang berdiri di dalam paviliun. Amaterasu, Dewi yang pernah ia temui di masa lalu, berdiri dengan anggun. Ia mengenakan kimono putih bersulam emas, rambut hitam panjangnya tertata rapi. Pancaran cahaya lembut mengelilinginya, memberikan aura kedamaian yang tak tergambarkan. "Kita bertemu lagi, Arjuna," kata Amaterasu, senyuman hangat menghiasi wajahnya.
2.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 77 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Pengacara Miskin Itu Ternyata Miliarder

Pengacara Miskin Itu Ternyata Miliarder

Setelah Anjasmara datang kembali ke kantor, ia masuk saja ke dalam ruangan Dewa setelah mendapati atasannya itu sedang merapikan penampilan. "Anda mau kemana, Pak?" tanya Anjasmara, penasaran dengan wajah dingin Dewa. Meskipun baru bekerja dengan Dewa, tapi Anjasmara sudah hafal akan sifat dan karakter kepribadian Dewa. "Janji ketemuan sama Pak Pramono baru nanti malam, kan?"
101.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 62 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

jawab Benni hingga membuat semua orang terpana manatapnya tak terkecuali dengan Shasa. "Memangnya sudah ada calonnya?" tanya Bu Dewi mewakili semua. "Ada," jawab Benni dengan wajah serius seolah-olah apa yang dikatakan olehnya memang benar adanya. Mendengar itu, Sasha merasa sangat cemburu. Dia menatap lekat pria yang memiliki senyuman sangat menawan itu. Bersambung ...
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 60 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
AMORAGA

AMORAGA

"Santai, Ra. Masuk dulu, dong. Duduk dulu, minum juga. Lo, kan, tamu." "Gue bilang kasih tahu!" kata Amora kesal. Jeha mengangguk, kemudian tersenyum. "Oke. Setidaknya, lo duduk dulu. Gue ambilin minum." Amora akhirnya mengalah. Ia duduk di kursi sambil terbatuk-batuk karena asap rokok. "Eh, bentar," panggil Amora yang menghentikan langkah Jeha.
109.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 306 fois en tant que dewa asmara
Read
+Librairie
Dernier
1234567
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status