Exit
Sebenarnya aku kesal diperintah tanpa tahu alasannya, tapi mengingat April sebaik itu, juga aku tidak tahu harus melakukan apa-apa, memutuskan menurut saja.
Selesai berlagak membersihkan kain bawah seragam olahraga yang terkena tumpahan tea jus di wastafel toilet. Aku beranjak mendekati pintu, menyender di daunnya, menatap April, menunggu apa yang sebenarnya yang akan gadis itu lakukan. Asli aku tidak pernah bisa masuk ke akalnya, yang dilakukan April tanpa rencana dan tidak memberi aba-aba dahulu. Susah ditebak.
Chapitres populaires