Unknown
balasku mencoba tenang seolah tidak terjadi apa-apa.
“Sibp,, ehh beb nanti aku telfon lagi ya soalnya temenku udah manggilin. Bye”
“Iya, seemm,,”
Tutt... tutt..
Begitulah, telfon selalu dimatikan sebelum mengucapkan salam. Aku sebenarnya tidak suka dengan cara menutup telfonnya walau tidak setiap hari seperti itu namun hal tersebut telah menjadi keseringan bagi kekasihku. Ingin komplen tetapi sudah menjadi kebiasaan, aku juga sebenarnya tidak suka mengambil pusing pada setiap masalah dalam kehidupanku. Jadi kupikir jika bukan masalah yang urgent atau berat tidak perlu dipermasalhkan bukan? Tetapi bukannya jika seorang selalu melihat atau merasakan hal yang tidak ia sukai akan membuat rasa re
인기 회차