MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK
Bu Romlah melenggang pergi meninggalkan menantunya yang terbengong-bengong.
"Amit-amit jabang bayi," gumamnya lagi.
"Woy, kenapa?" tanya Rania.
"Punya mertua sakti bener, masak mau kondangan sepuluh ribu ngajakin Novi, untunglah Novi main, bisa malu sampai ke tulang-tulang kalau yang punya hajat tahu," kata Lina.
"Kaget mertuamu begitu?"
"Enggak, sih, heran aja, punya mertua dan suami bisa keren gitu, ya, pelitnya turunan, tanjakan, tikungan," kata Lina sambil bergidig.
Chapitres populaires