Pedang Penebusan
Sosok bayangan di sisinya mengangkat artefak, memicu ledakan yang mengguncang tanah.
Di Kerajaan Seraphine, Ratu Lysara berdiri di balkon, wajahnya terbuka, matanya biru keemasan menatap cermin masa depan. Gambar samar muncul: Eiran dan Liora, diikat benang merah takdir, berdiri di tengah badai. Eiran terluka parah, rohnya memudar, hampir mati, tapi di rahim Liora, kehidupan kecil bersemayam, berdenyut dengan harapan. “Eiran, Liora,” bisik Lysara, “takdir kalian tragis, tapi benih harapan telah lahir.”
Cermin memudar, dan Lysara mengepalkan tangan. “Seraphine akan bantu kalian,” katanya, suaranya penuh tekad. “Perang ini belum selesai.”
Bab Populer