GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA
"Loh? Eh iya ya..."
Ayara tidak sadar ia sudah berjalan ke cafenya Emir.
"Wah terharu sekali kedatangan cewek cantik ke sini...", ucap Emir yang berdiri di sana, tinggi seperti kemarin, jaket kulit hitam yang pas di badan atletisnya, rambut hitam acak-acakan tapi rapi, mata hijau yang hangat seperti laut Mediterania di musim panas, senyum yang bikin orang nyaman tapi juga… berbahaya. Ia pegang sebuah nampan dengan dua cangkir kopi Turki kecil di atasnya. "Nih, cobain our speciality..."