CINTAKU EKSKLUSIF
Gue tanya, "kenapa?"
Bu Ervinah menjawab, "Gak mau balas bilang sayang, ya? Kok malah auououo!?"
Gue menelan ludah, jantung berdebar, panas dingin. Bu Ervinah sendiri yang minta dipanggil sayang loh. Padahal kami belum resmi pacaran. Tegang. Jari gue gemetar dan mengetik kata yang super itu, "Terima kasih, sayang…" Deg, jantung gue terasa berhenti. Beberapa saat Bu Ervinah membalas dengan emoticon senyum. "Mimpi indah, sayang," katanya. Gue balas "Bu Ervinah juga, sayang." Haaaaaaa! Gue tidak percaya chat barusan baru saja terjadi. Tapi ini benar terjadi, bukan fantasi novel.
Capítulos em Alta