REINKARNASI
Tangan kekar itu menyentuh pipi Gendis, lalu mendekatkan bibirnya dan kembali mengecup bibir Gendis
Buana menahan kepala Gendis, agar ia bisa menikmati kecupan lebih lama lagi. Gendis memejamkan mata sambil meremas gaun pengantin yang masih ia kenakan. Kecupan nan hangat, membaurkan segala kebencian, sakit hati, air mata, Buana menyentuh bibir wanita itu hingga berakhir menjadi sebuah lumatan.