DITOLAK OM-OM
Desiran aneh menjalar ke seluruh inci tubuhku.
"Bisa diem gak, sih, Mbak. Apa, sih, tujuan hidup kita kalau bukan untuk bahagia. Dan aku mau menuju ke sana bersama kamu, Mbak. Dalam ibadah terpanjang, sehidup sesurga kaya judul novel Asma Nadia. Tolong jangan memperumit niat baik aku dengan keraguan lagi. Please, just say ... yes!"
Aku seperti terseret di kedalaman mata Evan, menyelaminya, kemudian bertemu dengan titik terang yang kucari-cari. Sebuah ketulusan.