Ketika Nyonya Jahat Tidak Lagi Peduli
"Jika kamu pergi, aku tidak akan melarangmu. Aku sadar, menahanmu di sini hanya akan membuatmu membenciku lebih dalam. Tapi, setidaknya... izinkan kami sesekali mengunjungimu."
Arischa berdiri, menatap jendela besar galerinya yang menghadap ke jalan raya Jakarta. "Saya tidak akan pergi untuk selamanya. Tapi saya juga tidak akan tinggal hanya karena merasa berkewajiban. Saya akan pergi ke Singapura, bukan untuk lari, tapi untuk ekspansi."
Ia berbalik menatap keluarganya satu per satu.
"Xavier, Leo, Elian. Kalian sudah belajar cara berdiri sendiri. Adrian, kamu sudah belajar cara melepaskan kendali," ucap Arischa dengan senyum tipis yang penuh wibawa.
인기 회차