Tunggu Pembalasanku, Mas!
Aku dan Mama saling lirik, bingung sekaligus terkejut melihat sikap Mas Hanif.
"Mira, tolong maafin Mas. Mas mengaku salah. Mas janji tidak akan pernah melakukan hal yang sama jika kamu bersedia kembali pada Mas. Tolonglah Mira, maafin Mas. Rujuklah kembali dengan Mas ya, Mir," pintanya.
"Mira, Mas masih sangat mencintaimu. Percayalah, hanya kamu yang Mas cintai. Kembali pada Mas ya, Mir, kita mulai lagi dari awal."