Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
My Friend

My Friend

ucap Xander Xander yang menunggu jawaban dari Ara namun Ara tak menjawabnya Xander melepaskan pelukkannya dan membalikkan tubuh Ara dengan posisi Xander di atasnya. Xander langsung mencium bibir Ara dengan lembut. Pagi ini terjadilah malam pertama yang di lakukan di pagi hari, hingga mereka melupakan sarapan pagi mereka. Kini Xander dan Ara baru selesai mandi jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas kini mereka pergi kebawah untuk makan siang di restoran dekat hotel.
103.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 82 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
Meet With Mr. Mafia

Meet With Mr. Mafia

“Maaf, aku tadi berniat untuk menunggumu tapi-“ Rheanne menggantungkan ucapannya kala mengingat kejadian tadi saat di mana justru Justin lah yang datang. Alissa melipat kedua tangannya, lalu melirik Rheanne dengan kesal. “Tapi apa?” Rheanne berdehem canggung. Dia masih memikirkan kata-kata yang tepat untuk diucap. “Em, i-itu. Tiba-tiba saja Mr. Melvi datang dan kami pun pergi bersama. Aku tidak sempat menelponmu karena aku lupa." Seketika wajah kesal Alissa berubah. Gadis itu menoleh pada Anne dengan melotot lebar disertai wajah terkejutnya. “Apa?! Kau serius?!”
1.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 53 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

Suara pria itu bagai angin musim semi yang terasa hangat dan lembut. Disusul, pria itu mengenakan kerudung di kepalaku dengan perlahan. Aku memalingkan kepalanya, kemudian aku pun melihat wajah tampan pria itu. Kelembutan mengalir di dalam sepasang mata itu. “Cantik.” Tiba-tiba pria itu memujiku dengan tersenyum. “Halo, aku perkenalkan diriku dulu. Aku calon suamimu, Johnson Limardi.”
7.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 179 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

Sontak dia langsung meminta maaf sambil mengarahkan pandangannya pada seseorang yang telah ditabraknya. “Maafkan aku,” ucapnya, sebelum kemudian dia terperangah karena menyadari siapa yang telah dia tabrak. “Neil?” Neil Nelson juga sedang menampilkan ekspresi yang sama dengan Belva. Ini adalah pertemuan pertamanya setelah mereka tidak sengaja bertemu di Philadelphia. “Belva? Aku tak menyangka akan bertemu denganmu di sini. Hei? kau habis menangis? Kenapa mukamu sembap sekali? Are you okay?”
1017.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 427 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
MEETING YOU

MEETING YOU

Tanya Fatih. "Jam 4 subuh tadi, gila meeting di Bandung bikin gue sakit kepala. Kakak lo mana?" Jawab Bilqis. "Udah di mobil," balas Fatih. "Yaudah gue pergi, salim dulu." sahut Bilqis mengulurkan tangannya.
1012.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 319 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
MEET U AGAIN (Indonesia)

MEET U AGAIN (Indonesia)

Namun ia terkejut kalau mendapati seseorang yang ada dihadapannya tidak asing baginya. "LO!" kata keduanya serentak. Mereka yang sama-sama mengenali satu sama lain pun hanya bisa terdiam seolah tidak percaya apa yang mereka lihat. Tentu saja Yulia sangat terkejut ketika mendapati teman semasa kecilnya ini muncul dihadapannya. Adhiyaksa Pratama, ia masih ingat dengan nama lengkapnya juga dengan wajahnya "Yaksa?"
2.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 48 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

jelas Lidia. Oh Sial. Ini dia. Masuk ke arah 'aku ingin lebih' yang pasti menghancurkan semua hubungan friends with benefits, Pikir Etan. Etan bertemu dengan Lidia di suatu malam setelah bekerja di sebuah bar. Mereka menghabiskan satu setengah jam atau lebih mengobrol dan minum tanpa berkenalan basa basi sebelum akhirnya pulang ke tempat Lidia.
1.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 26 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
The Second Time We Met

The Second Time We Met

Juga hembusan napasku yang terdengar begitu berat dan detak jantungku yang menggila. “Kau tahu, saat pertama kali aku bertemu lagi denganmu, aku sangat yakin kalau kau adalah perempuan yang aku temui di UGD hari itu.” Dia memiringkan sedikit kepalanya ke kiri lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.”Di sinilah aku, berdiri di hadapannya. Ingin mengucapkan banyak sekali terima kasih banyak tapi tidak aku lakukan karena itu sia-sia.”
1.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 48 fois en tant que first meet
Read
+Librairie
Dernier
12345
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status