Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Me And My Dad

Me And My Dad

Kring! Kring! Kring! “Hallo dic. Ada hal penting apa? Pagi – pagi buta telepon.” jawab Guntur yang sudah menggunakan piamanya karena hendak tidur. Perbedaan waktu 12 jam membuat waktu yang keterbalikan. “Maaf pak saya lupa kalau di sana sekarang baru jam tiga pagi.” “Gak apa – apa, ada berita penting apa?” “Kemarin malam tiga BAR mas Annan kebakaran pak, diwaktu yang bersamaan.”
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

Aliya melirik jam yang melingkari pergelangan tangannya. Jam ini baru. Strap terbuat dari kulit berwarna hitam yang berkualitas tinggi. Dengan angka-angka romawi dalam bingkai emas persegi. Sementara di bawah angka XII terukir sebuah brand ternama berawalan huruf ‘C’. Jam tangan itu pemberian dari Elang beberapa hari lalu, saat ia bermalam di hotel paska kejadian penyerangan.
9.918.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai gelang jam
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Difa Farhanah
ceritanya seru banget! baru baca aja dah ketagihan.. ga berasa baca dari bab 1 langsung abisin ampe last chapter107 Bikin penasaran & nagih asli! Isi cerita juga unik & pemaparan alurnya enak dibaca. Semangat thoorr! Keluarin semua episodenya, siyap mborong .. can't wait baca lagi kelanjutannya...
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Dan jam tangan di pergelangannya menunjukkan tanggal yang aneh. Sudah tiga hari berlalu. Panik mulai merayapi dada. Ia mencoba kembali ke jalur utama, berpegangan pada ingatannya. Tapi semua seperti berubah. Jalur setapak menghilang. Hutan seperti menutup diri.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

Jarum jam di dinding kamarnya terus bergerak maju. Pukul 21.00. Pukul 21.20. Hingga saat waktu menyentuh pukul 21.45 waktu Italia, benda pipih di tangannya masih saja membisu. Tidak ada nada dering khas yang ia tunggu-tunggu sejak sore. Rindu yang sedari tadi ia tahan mulai menimbulkan sedikit rasa gelisah yang menggelitik ujung jemarinya.
1050.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota

Jam menunjukkan pukul sepuluh malam lewat sedikit. Bita bergumam dalam hati sambil menatap pemberitahuan pesan yang belum ia buka. 'Ini sudah jam sepuluh malam lebih. Untuk apa Mas Gelar masih menghubungiku? Bukankah lebih baik ia menghabiskan malam bersama istrinya?' # #
9.72.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai gelang jam
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hayatun
Bagus kisahnya. Bita yang dari desa harus beradaptasi dengan kota jakarta yang penuh godaan dan keras. Jadi penasaran nanti bagaimana nasib bita di jakarta, dan akan menjadi apa. jangan putus cerita ya tor.
Nirmala AB
Bagus nih ceritanya. kok viewnya dikit banget ya? aplikasi harusnya bisa melirik tulisan berkualitas seperti ini agar bisa dikenal lebih banyak pembaca. bantu promoin lah. kan kalau laku, aplikasi juga dapet hasil.
Baca Semua Ulasan
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Jempolnya mengetik, salah-salah, hapus, ketik lagi. Keyna: Ka. Aku dapet ini. Cari toko yang bisa buat gelang kayak gini. Persis motifnya. Kalau bisa hari ini juga jadi, dalam 2 jam kalau bisa. Aku takut ketahuan. Beratnya 50 gram. Tidak boleh kurang. Keyna: [mengirim 4 foto] Keyna: Cepet Ka. Aku nggak bisa lama simpen ini. Aku bisa mati ketakutan.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Dia membalas genggaman tangan Soraya erat, seolah takut wanita itu akan terbang terbawa angin. ​"Lo bener," bisik Gilang. "Kita ini anomali data yang bertahan hidup. Kita cacat, tapi kita berfungsi." ​Gilang melirik jam tangan Rolex di pergelangan tangannya. Jarum menunjuk angka satu lewat sedikit. ​"Waktunya pulang," kata Gilang. Ada nada enggan dalam suaranya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

gumamnya pelan. Rangga mengusap rambutnya dengan kasar, lalu berkacak pinggang di tengah ruangan yang remang. Tatapannya tertancap pada jam dinding yang sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Terlambat, dan rasa bersalah itu kini terasa semakin berat menghimpit dadanya.
10487.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.6K kali sebagai gelang jam
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Payung Merah

Payung Merah

North Carolina, Awal April 2021 Kring kring kring Dering jam weker terdengar nyaring. Seorang wanita tampak menggeliat di balik selimut lalu perlahan meraih jam tersebut. Matanya membulat saat melihat petunjuk waktu yang tertera. "Sial, aku terlambat," umpatnya seraya berlari masuk ke kamar mandi.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

"Kamu ini mimpi apa? Bisa-bisanya ngomong gitu di depanku. Lumayan lama lo, molormu. Coba intip jam." Terang saja, Ganes langsung melirik pada jam di pergelangan tangan. Benar saja. Jarum jam sudah menunjuk hampir ke angka tujuh. Padahal, ia tiba di sana sebelum jam menunjuk ke angka enam. "Mati aku!" Rajendra menyeringai. Ia benar-benar menikmati ekspresi yang dikeluarkan oleh Ganes. "Bukan hari ini. Tapi lain kali."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai gelang jam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status