Gelang Langit
Hanya angin—angin yang tak menggoyangkan rumput, hanya menyentuh kulit seperti bisikan.
Rakasura melangkah pelan, menyentuh satu demi satu permukaan batu. Ukiran spiral semakin sering muncul, dan di tengah pelataran padang itu, berdiri satu tiang batu yang tidak patah—utuh, menjulang, dan di pucuknya tergantung sesuatu: gelang.
Bukan gelang emas atau logam biasa. Tapi gelang kayu yang disatukan dengan benang merah. Tampak rapuh, namun memancarkan aura yang tidak bisa dijelaskan. Ayu melangkah mendekat.
Chapitres populaires