Pernikahan Sebatas Status
Dia terbangun ketika jam dinding menunjukkan pukul tiga dini hari.
Ganendra meringis merasakan nyeri yang muncul tiba-tiba di perutnya. "Ah, apa lambungku mulai bermasalah?" gumamnya pada diri sendiri sambil meremas perut. Mual dan ingin muntah, tak bisa dia tahan. Ganendra pun segera berlari ke kamar mandi. Dia tak tahu bahwa di saat yang sama, Jingga juga sedang mengeluarkan isi perutnya di toilet klinik kandungan. Saat itu, pukul sembilan pagi waktu Jakarta, enam jam lebih cepat dari Belanda.
"Aneh sekali. Padahal, tadi saya sudah meminum obat mual, Bu," keluh Jingga.
Chapitres populaires