Pernah Menyesal Menikah
Aku menoleh, dan di sana berdiri Jagad, tanpa tersenyum tipis, seolah dia sudah tahu apa yang terjadi.
“Mau pergi bareng? Aku bawa mobil sendiri,” tawarnya santai.
“Aku bisa naik motor sendiri,” kataku cepat, mencoba memotong tawarannya.
“Kantor pusat jauh, loh. Kalau kamu pake motor jelas bakal telat, pake mobil biar bisa lewat jalan tol.” Jagad bersikeras, nadanya masih tenang. "Lebih praktis, dan kita bisa sampai lebih cepat."