BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
Sarungnya sedikit terbuka, menyingkap bilah tajam yang berkilau gelap—sebuah senjata yang ditempa dari Besi Hitam Langka, material yang hanya dimiliki oleh para petarung kelas atas atau bangsawan tinggi.
"Bang," bisik Nauli sambil menatap kakaknya dengan serius, "Kenapa Abang sengaja memilih tinggal di sini? Bukankah Guru sendiri memuji ilmu pedangmu sebagai salah satu yang terbaik? Kenapa tadi menyerah begitu saja?"
Sori tidak langsung menjawab. Ia justru merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk yang disiapkan untuk mereka, menyandarkan kepalanya di atas kedua tangannya dengan santai.