Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu
Kharamiza pagi ke pagi ku terjebakmenunggu godotkata kata waktu begitu cepat
“Kalau kamu kaku, arah tembakanmu tidak akan tepat.”
Acha menutup mata sebentar, lalu membukanya kembali. Ia memilih fokus dan berusaha mengabaikan posisi mereka yang jelas mengacaukan pikirannya.
Satu hal yang ditanamkan dalam hati, ini hanya latihan, tidak ada hal lain.
“Acha,” panggil Elvano, lebih dekat ke telinga Acha, “fokus ke satu titik. Jangan ke hasilnya.”
Acha mengangguk kecil.
人気のチャプター