Binar Kalbu
Lauk apa pun terasa begitu nikmat, menggugah selera untuk menambah.
Nasi yang tinggal beberapa sendok pun tidak bisa dia paksa lagi untuk masuk ke mulutnya. Sisa nasi itu dibuang begitu saja dan langsung membiarkan piring itu. Jam di dinding terus bergerak, berkejaran. Chat dari Abbian begitu malas dibalas, kebiasaan yang sudah mendarah daging. Kebiasaan yang membuat Abbian harus memiliki stok kesabaran melimpah. Dering ponsel mengagetkan, nama Abbian terpampang di layar. Lagi-lagi Rine membiarkan ponselnya mati sendiri. Dengan malas yang dilawan, dia chat Abbian, mengabarkan bahwa malas untuk chat atau telepon dengannya. Beruntung Abbian bukan cowok rewel yang meminta dikabari 24 jam sepert
Chapitres populaires