Kontrak Sang Pengantin
Mario memejamkan mata, merasakan firasat buruk menyelimuti. Ia tahu ini bukan basa-basi biasa. "Apa maksudmu, Gara?" tanyanya, berusaha terdengar tenang, meski jantungnya berdebar kencang, seolah alarm bahaya telah berbunyi.
"Oh, kamu belum sadar? Coba lihat sekelilingmu," Gara terkekeh pelan, tawa yang tak sampai ke mata, penuh kemenangan. "Dan jangan lupa, ada hadiah kecil untukmu di bawah bantal."
Bab Populer