Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Musuhku Canduku

Musuhku Canduku

"Mengapa tubuh ini menjadi panas dan tidak bisa dikendalikan?” Napasnya gemetar, kakinya goyah. Di saat ia hampir jatuh, sebuah tangan menahannya. “Tenang. Pegang tanganku! Kau bisa duduk?” Suara itu asing. Tegas. Zayn Velasco pria yang bahkan belum sempat ia kenal namanya, menjadi satu-satunya penopang di tengah kekacauan. “A~aku tidak tahu apa yang terjadi,” bisik Sarah. “Tidak apa-apa,” jawab Zayn. “Aku tidak akan membiarkanmu jatuh.”
10778 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

"Menikahlah dengan Mas Farhan!" "Tak pernah sekali pun aku bercita-cita menjadi madu. Jadi, kutolak permintaan Mbak Nayla," sahutku tanpa ragu. "Kalau begitu, bercinta dengan suami wanita lain adalah cita-citamu, Mbak Zahira!" Kalimat itu seketika membuatku tercekat. Senyum yang sejak tadi menghiasi wajahku pun luntur, berganti dengan dentuman keras di dalam dada. Kugenggam erat tanganku yang terasa dingin dan gemetaran. Bagaimana dia bisa tahu?
106.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Berawal Dari Menumpang, Bertumbuh Jadi Cinta

Berawal Dari Menumpang, Bertumbuh Jadi Cinta

Sejak membeli mobil baru, rekan kerja cantik yang jalur pulangnya tidak searah menumpang mobilku setiap hari. Aku sudah tak tahan lagi. Untuk menakut-nakutinya, aku langsung meraba payudaranya yang berukuran 36E hingga hampir merobek atasan. Tak disangka, rekan kerja perempuan itu bukan saja tidak menghindar, malah menggenggam tanganku dan menyelipkannya ke dalam kerah. Wajahnya memerah saat mendesah pelan. Dia menghadapku sambil membuka kedua kakinya yang sejak tadi sudah basah.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Kamp Pelatihan Istri Idaman

Kamp Pelatihan Istri Idaman

"Pak, apa harus lebih cepat lagi?" Aku bertumpu pada lutut dan siku di atas matras yoga, menggoyangkan pinggulku yang montok dengan liar. Sementara kedua tanganku tidak berhenti meremas dadaku sendiri. Di belakangku, para murid serempak menatap lurus ke arah bokongku yang bergoyang erotis. "Bagus sekali, pertahankan kecepatan ini. Sekarang, ayo kita ke praktik langsung." Begitu selesai bicara, instruktur itu menanggalkan celananya dan berbaring tepat di bawah selangkanganku.
44.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as genggam tanganku
Read
+Library
Rencana Licik Kakak Ipar

Rencana Licik Kakak Ipar

Saat aku berbelanja ke supermarket, ada seorang wanita tua tiba-tiba menarik tanganku dengan erat. Tanpa sadar, aku langsung menyentuh perutku yang sudah membesar, sementara dia berkata, "Janin di perutmu ini sudah dikasih parasit pengubah janin. Janin itu akan jadi parasit di tubuhmu." Aku hanya berpikir dia berbohong, tetapi detik berikutnya dia berkata, "Pergi dan muntahkan sekarang juga. Muntahkan sebanyak mungkin ikan yang baru kamu makan."
7.4K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Kemolekan Wanita yang Menggoda

Kemolekan Wanita yang Menggoda

Seorang wanita dewasa yang cantik dan seksi tersangkut di dalam mesin cuci. Dia menggeliat dengan tidak nyaman dan memohon agar aku membantunya. Aku pun langsung mengerti. Satu tanganku menarik rambut panjangnya, sedangkan tangan lainnya menopangnya. Saat semuanya berjalan dengan indah dan hampir kembali ke jalurnya .... Seorang ratu kampus yang cemburu tiba-tiba menerobos masuk dan berkata dia juga ingin ikut bergabung dengan permainan seperti ini ....
2.5K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Aku tumbuh besar di luar negeri. Ibuku takut aku akan mencarikannya menantu orang asing. Jadi, dia mengaturkan tunangan yang tampan dan berbakat untukku di ibu kota, juga memintaku untuk pulang dan bertunangan. Aku pergi ke sebuah toko barang mewah untuk memilih gaun pertunangan, lalu jatuh cinta pada sebuah gaun panjang tanpa tali berwarna krem. Ketika aku hendak mencobanya, wanita di sebelahku melirik gaun di tanganku dan berkata kepada pramuniaga, "Model gaun ini cukup unik. Aku mau coba." Si pramuniaga langsung merampas gaun itu dari tanganku dengan kasar. Aku pun berkata dengan kesal, "Segala sesuatu harus ada urutannya. Aku yang duluan lihat gaun ini. Kalian nggak punya aturan?" Namun,
7.1K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Tante-tante Kesepian

Tante-tante Kesepian

Demi membantu ayah angkat memulihkan kejantanannya, ibu angkat menyiapkan segelas air yang sudah dicampur dengan obat kuat. Sialnya, gelas berisi air tersebut justru terminum olehku. Saat aku menindih tubuh ibu angkat dengan napas terengah-engah dan membujuk ibu angkat dengan suara serak agar dia mau bertanggung jawab …. Ibu angkat merasakan keperkasaan yang menekan area pribadinya. Dia pun menelan ludah. Kemudian, ibu angkat mengulurkan tangan untuk menarik tanganku dan membimbingku untuk mulai membelai tubuhnya.
11.1K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku menikah dengan pria yang sama sebanyak tujuh kali. Pria itu juga bercerai denganku tujuh kali, semuanya demi wanita yang sama. Hanya agar ia bisa menghabiskan liburan dengan kekasih lamanya tanpa terikat, dan agar kekasih lamanya tak terganggu oleh gosip. Saat perceraian pertama, aku mencoba melukai pergelangan tanganku untuk memaksa dia tetap bersamaku, dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Tapi dia tak datang bahkan untuk sekadar menatapku sekalipun. Saat perceraian kedua, aku merendahkan diri dan melamar sebagai asistennya di perusahaannya, hanya untuk bisa menatapnya sekali lagi. Saat perceraian keenam, aku sudah belajar untuk mengemasi barang-barang sendiri dan meninggalkan rum
4.4K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as genggam tanganku
Read
+Library
Aku dan Pelatih Renangku

Aku dan Pelatih Renangku

“Pelatih ... pelan-pelan ....” Terdengar desahan manja seorang wanita dari ruang ganti sebelah. Kriet ... Kriet .... Meja dan kursinya berguncang keras. Bersamaan dengan itu, terdengar juga suara rendah seorang pria. “Dasar jalang kecil, teriak lebih keras lagi!” Disusul dengan suara hantaman yang semakin keras. Ketika aku masih asyik menjadi penonton, tanganku refleks meraih ke bawah dan meremasnya kuat-kuat .... Saat itu aku belum tahu, tak lama lagi aku juga akan menjadi salah satu orang yang menjerit liar di ruang ganti itu.
9.1K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as genggam tanganku
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status