My Luna
“Iri sama gue karna bisa ke mana aja, ‘kan? Kalau gitu lo rebut posisi gue. Gue nggak suka dunia luar dan lo butuh mereka. Ini bukan karna gue nggak sanggup tapi karna gue mau lo lakuin apa yang lo mau.”
Langkah Gamma terhenti, dia mematung mendengar penjelasan sebenarnya dari Kakaknya yang selama ini terus menjawab tidak pantas menjadi Alpha dari RedMoon Pack. Matanya menyala, berwarna lembut seindah emerald. Bayangan hijau muda keluar dari sekitar badannya, angin-angin mulai menyambar dedaunan, gemerisik ranting yang saling bergesekan semakin mendinginkan suasana. Aldrean hanya menatap dingin kepada Gamma yang terlihat akan mengeluarkan sosok wolf-nya.
“Munafik!” teriak Gamma.
Bab Populer