Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!
suaranya merendah, “sang ratu tenggelam, bukan ke laut, melainkan ke dalam kilau permata itu sendiri. Sejak saat itu, Marevyr tak pernah lagi memantulkan warna biru. Ia menyerap cahaya… dan kehidupan.”
Elyse menatapnya tanpa berkedip. Merahnya bukan merah terang, bukan pula merah yang menyala. Itu merah yang dalam, tenang dan menelan. Dan entah mengapa, mata Dyall terlintas di benaknya.
“Harga pembuka,” ucap sang pembawa acara, “seratus juta gold.”
Beberapa bangsawan saling pandang. Angka itu bukan sekadar mahal, itu pernyataan kekuasaan. Elyse merasakan tatapan Jester beralih padanya saat ia meraih papan lelang di tangannya.
Bab Populer