Suamiku, Musim Dingin Tanpa Akhir
Miarosasurat cinta untuk calon suamikusurat cinta untuk suamikutertutup sudah pintu hatikupanggilan sayang ke suami
Hujan di luar semakin deras dan aku hanya berdiri di sana di antara rasa marah, rindu, dan kehilangan yang tak sempat padam.
"Abi, kita tidak bisa kembali," ucapku akhirnya pelan tapi pasti.
Dia tersenyum pahit. "Aku tahu, tapi izinkan aku mengingatmu seperti ini sebelum segalanya benar-benar berakhir."
Ia berbalik dan berjalan pergi tanpa menoleh. Suara langkahnya perlahan menjauh, meninggalkan udara yang masih penuh aroma hujan dan sisa perasaan yang tak sempat selesai.