PENDEKAR MACAN TUTUL
“Sekarang, kautelah menjadi seorang pendekar sejati. Karena itu kausudah berhak menyandang gelar Pendekar Macan Tutul. Gelar itu pernah aku gunakan ketika dulu aku masih hidup di jagat persilatan. Hanya saja dulu aku dikenal dengan julukan Pendekar Macan Tutul Jawadwipa.”
“Iya, Guru, para Pendekar Penguji tadi siang menyebut gelar Guru itu,” ucap Panji Jagat dengan menatap tanpa berkedip pada wajah gurunya.
“Mereka hanya pendekar-pendekar kemarin sore. Mungkin mendengar namaku dari cerita-cerita guru mereka,” ucap Raksa Jagat tanpa bermaksud menyombongkan diri. “Dengarkan baik-baiknasihatku. Ingatlah selalu, jangan pernah berbuat mungkar dan berlaku sombong, karena di atas langit masih ad
Bab Populer