Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Rita Aria
Shela menyukai sahabatnya Arthur sejak lama. Namun pada akhirnya ia harus merelakan laki-laki tersebut bersama teman yang mengkhianatinya. Akankah Shela membalas dendam ataukah menemukan tambatan hati lain?
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Evon Nila
Qiana, Federica, Vanessa dan Pelita melakukan pemanggilan roh lewat uang logam. Mereka memiliki keinginan yang sama yaitu bertanya. Federica bertanya mengenai laki-laki yang sudah disukai sejak lama, sedangkan Pelita ingin bertanya tentang ibunya yang telah lama menghilang. Permainan jailangkung yang Qiana lakukan berhasil memanggil roh anak SMA yang meninggal dua tahun lalu. Namun ternyata roh itu tidak terpanggil sendiri ada sosok lebih gelap yang ikut datang. Jerangkong, makhluk yang hadir saat manusia mati namun meninggalkan dendam dan sakit hati. Jerangkong sosok menyeramkan, mulutnya terbuka lebar dengan mata hitam legam merangkak pada dinding.Qiana yang bisa berkomunikasi dengan roh, terbawa dalam pusaran masalah setiap roh yang Qiana lihat dan meminta bantuannya untuk menyelesaikan masalah yang tertinggal di dunia. Dibantu dengan sosok bunga merah, siapa sangka membawa Qiana pada kisah cinta yang rumit antara dua dunia. Apa hubungan bunga merah, dengan ditemukan koma secara misterius kekasih Qiana? Dendam apa yang belum selesai yang membawa Jerangkong bangkit?Siap roh anak SMA itu, juga apa hubungannya dengan Qiana?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Romantisme yang Menikam dari Belakang

Romantisme yang Menikam dari Belakang

“Bu Fiona… usia kehamilan Ibu sudah enam bulan. Bayi sudah terbentuk sempurna… Ibu yakin ingin menggugurkannya? Kami sangat menyarankan agar prosedur aborsi tidak dilakukan,” kata dokter, raut wajahnya penuh keraguan. Fiona Darmawan secara refleks memegang perutnya yang kini mulai membesar. Enam bulan… bayinya kini sudah menjadi satu dengan dirinya. Dari sebesar biji beras, kini tumbuh menjadi sosok kecil yang nyata di dalam rahimnya… Jika bukan karena putus asa yang begitu besar, ibu mana yang tega mengakhiri nyawa anak yang hampir lahir ke dunia? Keheningan menyelimuti ruangan, begitu pekat hingga terasa sesak. Fiona menarik napas panjang, menenangkan hatinya yang bergejolak, kemudian menjawab dengan suara tegas dan penuh kepastian, “Aku yakin.”
21.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Sebagai asisten dosen, aku menyimpan sebuah rahasia yang memalukan. Aku suka mencari sensasi di ruang kelas dengan mendengarkan suara dosen mengajar. Aku duduk di barisan paling belakang dengan posisi kaki yang terbuka. Saat dosen mengajar dengan penuh semangat, aku juga mencapai klimaks. Tanpa diduga, seorang mahasiswa laki-laki membuka pintu dan masuk, lalu berjalan dengan penuh semangat ke arahku…
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Fira dan Ubay serta Arsya, anak mereka, akan pergi ke rumah ibunya Ubay, yaitu mertua Fira. Namun, selalu saja dipersulit agar tidak datang ke sana. Apakah ada rahasia yang disembunyikan oleh ibu mertua? Sehingga Fira dan keluarga dilarang pergi ke sana?
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 926 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Setelah Terlahir Kembali, Aku Menguak Misteri di Balik Latar Belakang Pacarku

Setelah Terlahir Kembali, Aku Menguak Misteri di Balik Latar Belakang Pacarku

Begitu mendapatkan SIM, aku segera pergi ke rumah sakit untuk menjalani operasi pengangkatan kornea mata. Di kehidupan lampau, pada hari pertama kuliah, teman masa kecil pacarku, Kanya, mencuri mobilku dan membawa tiga teman sekelas kami ke mal dekat kampus. Sepanjang jalan, Kanya mengemudi ugal-ugalan dan menerobos lampu merah. Alhasil, dia menabrak seorang wanita hamil dan lansia, juga menyebabkan mereka meninggal di tempat. Namun, tiga teman sekelas kami malah bersaksi bahwa aku yang melakukan tabrak lari itu. Ketika polisi menangkapku, aku berusaha keras untuk menjelaskan bahwa Kanya yang mengemudikan mobil tersebut. Namun, Kanya malah melemparkan dirinya ke dalam pelukan pacarku dan berkata dengan nada yang sangat sedih, "Kak Yura, aku tahu kamu nggak suka sama aku. Tapi, kamu juga nggak boleh asal memfitnahku." Tak disangka, Freddy, pacarku, malah mengeluarkan dashcam mobilku. Dalam video tersebut, orang yang menabrak orang, lalu melarikan diri dengan panik adalah aku. "Yura, sampai saat ini, kamu masih belum sadari kesalahanmu, malah mau memfitnah orang lain?" Setelah melihat video tersebut, keluarga korban langsung murka dan menikamku 18 kali. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke satu hari sebelum Kanya mengemudikan mobilku.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
MISTERI RUMAH ASHWABIMA

MISTERI RUMAH ASHWABIMA

Dee Rahayu
Radi Ashwabima tumbuh bak budak dalam asuhan keras ibu angkatnya yang merupakan tuan tanah berkuasa di desa. Namun tanpa disadari, ia jatuh hati pada Kinanti, salah satu saudari angkatnya yang memperlakukannya dengan baik. Sayang, Kinanti mendadak menghilang setelah Radi menyatakan cinta. Radi pun berusaha keras untuk bangkit. Dia bahkan pasrah untuk dinikahkan dengan Andari, anak lain sang ibu angkat. Setelahnya, semua berjalan normal, sampai suatu hari ia menemukan ada gubuk rahasia di sudut halaman belakang rumah Artiyah! Ada pula suara orang memanggil namanya dari gubuk itu..... Penasaran, Radi pun mulai mencari tahu. Siapa sangka, ia akan menemukan banyak rahasia mengerikan yang sepertinya disembunyikan oleh sang ibu angkat? Dari misteri hilangnya Kinanti, hingga teka-teki tentang orangtua kandung Radi yang tewas mengenaskan 30 tahun lalu!
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Lelaki Yang Kau Pamerkan Itu Suamiku

Lelaki Yang Kau Pamerkan Itu Suamiku

Pulang ke kampung halaman berniat untuk liburan Launa malah mendapat pengakuan mengejutkan dari Desi, tetangganya itu pamer lelaki yang ternyata adalah suami Launa.
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Satria dan Fatih, dua orang pemuda yang sedang menjalani pendidikan di sebuah perguruan tinggi di luar kota itu begitu antusias kala liburan tiba. Rasa rindu pada kampung halaman yang membuncah membuat mereka tak sabar untuk pulang. Namun siapa sangka jika kepulangan mereka kali ini disambut dengan keanehan-keanehan pada kampung halaman mereka. "Ini bulan suro, Nak. Kamu ingat kan? Di kampung ini selalu saja ada lima orang pemuda yang meninggal tiap bulan suro." Sambutan tak menyenangkan langsung mereka terima, begitu pun dari keluarga. Mereka hanya takut anak lelaki mereka akan jadi tumbal selanjutnya. Lalu akankah Fatih dan Satria lebih memilih pergi dari kampung mereka? Atau malah bertekad untuk membantah mitos bulan suro yang telah membuat warga ketakutan itu?
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai halaman belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
44
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status