Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Istri orang terkaya di Kota Silo sangat suka menyiksa para gadis muda yang cantik. Aku terlahir dengan anugerah tidak bisa merasakan sakit sedikit pun dan karena itulah aku menjadi kandidat sempurna di matanya. Jadi saat lagi-lagi aku diseret ke kamar mandi untuk disiksa .... Sang suami datang membawa wartawan dari Kota Silo dan menyatakan aku adalah putri mereka yang selama ini sudah menghilang. Demi memiliki kehidupan yang lebih baik, aku pun menjadi putri orang terkaya kota ini, menduduki status yang didambakan semua gadis di kota ini. Namun di balik topeng kebaikan mereka, ternyata mereka yang akan membuat luka lamaku terselubung luka baru. Mereka bilang, ini adalah harga yang harus kuba
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Suami Pada Mertua Munafik

Kukembalikan Suami Pada Mertua Munafik

Annisa dan Dani sudah menjalin cinta sejak duduk di bangku SMA. Hubungan percintaan mereka terus berlanjut sampai akhirnya mereka menikah dan dikaruniai seorang putri cantik bernama Shafira. keluarga mereka bahagia dan harmonis, walaupun kondisi ekonomi mereka belum bisa dikatakan berlimpah. Persoalan timbul ketika masa sewa rumah mereka habis. Ibu Dani meminta mereka untuk tinggal di rumahnya, dengan alasan supaya bisa hemat dan juga menemani ibu Dani yang sudah cukup tua dan tinggal sendirian. Setelah tinggal bersama ibu mertuanya, Annisa baru menyadari jika ibu mertuanya itu hanya bersikap baik padanya jika ada suaminya di rumah. Di belakang Dani, ibunya terus menindas Annisa dengan
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Balasan Reinkarnasi pada Sahabat Munafik Pacarku

Balasan Reinkarnasi pada Sahabat Munafik Pacarku

Setelah aku mengambil cuti sekolah, orang tuaku tidak mendesak apa pun. Namun sahabat masa kecil pacarku yang memasang citra sebagai si genius ber-IQ tinggi justru menelepon. Karena aku sedang sibuk turun ke sawah bekerja, menanam sayur dan bermain air, sama sekali tidak punya waktu menulis kode. Di kehidupan sebelumnya, sahabat masa kecil itu mengirimkan rancangan program yang sama persis dengan rancanganku satu hari lebih awal. Semua orang memaki aku tak tahu malu, menuduhku menjiplak dan memalsukan. Aku berusaha menjelaskan, tetapi sama sekali tidak ada yang percaya. Kemudian sahabat masa kecil itu bahkan membuka siaran langsung, memfitnahku melakukan perundungan di kampus. Mereka dengan
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Seorang rekan kerja di kantorku hamil dan memintaku membantunya membelikan teh susu. Tapi dia lalu sakit perut dan keguguran setelah meminumnya. Dia terbaring menangis di rumah sakit, menuduhku sengaja menyakitinya. Aku diseret keluarganya dan dipukuli, lalu menuntut ganti rugi dua miliar. Aku lapor polisi dan bersiap mengajukan tuntutan hukum, tapi aku lebih dulu mati dilindas truk karena didorong ibu mertuanya.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Pada makan malam keluarga hari Minggu lainnya di kediaman Brahmani, asisten Luca Brahmani, Eva Miskandar, sedang duduk di kursiku. Tempat itu adalah kursi pertama di sebelah kanan Luca di meja makan panjang dari kayu walnut. Kursi itu diketahui semua orang di dunia mafia Kota Chicandi sebagai milik Nyonya Brahmani. Eva duduk di sana seolah-olah kursi itu memang terlahir untuknya. Pergelangan tangannya yang pucat, sesekali menyentuh lengan baju Luca saat dia menuangkan anggur untuk pria itu. Aku berdiri di ambang pintu dan menatapnya. "Dia duduk di kursiku. Nggak ada yang ingin kamu katakan?" Luca mengangkat pandangan. "Kamu terlambat. Jangan salahkan orang lain karena duduk duluan. Masih ada
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima tahun menikah, tiap kali aku tidak sengaja menyentuh kulit suamiku, dia pasti menghukumku berlutut di dalam air disinfektan sambil menghapal Aturan Keluarga. Sampai suatu hari, aku melihat bekas merah mencurigakan di tulang selangkangnya, bekas cupang. Tanpa sadar, aku mengulurkan tangan buat menyentuhnya. Meski dia marah besar sampai membanting pintu, anehnya kali ini dia tidak menyuruhku menjalani hukuman berlutut. Aku yang terlalu lugu mengira dia perlahan-lahan mulai bisa menerima sentuhanku. Tapi besoknya, malam pertamaku justru dipajang di acara lelang kaum elite ibu kota dan akan resmi dijual dua hari lagi. Teman-teman Kenzo dengan tatapan mesum, mulai menghitung berapa harga yan
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Cinta Habis Tanpa Bekas

Cinta Habis Tanpa Bekas

Ibu tiba-tiba sakit parah. Sebelum operasi, dia menggenggam tanganku erat, memintaku untuk segera memanggil Yohan Lukmana, karena ada hal yang ingin dia sampaikan. Aku terus-menerus menelepon Yohan di luar ruang operasi, tapi tak satu pun yang diangkat. Hingga akhirnya dokter keluar, menggeleng pelan ke arahku dengan wajah penuh penyesalan. Semua ketegangan yang kutahan selama ini akhirnya hancur berkeping-keping. Tiba-tiba, panggilan itu tersambung, tetapi yang menjawab justru Sierra Suwandi. "Kak Inge, Guru minum kebanyakan gara-gara bantu aku ngadepin orang tua yang maksa nikah." "Kalau ada perlu, bilang ke aku aja." Aku menatap jenazah ibuku, suaraku terdengar dingin. "Tolong bilang ke Y
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi

Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi

Selama kami berpacaran di masa kuliah, Thomas Bakri membawa dua porsi sarapan setiap hari. Satu untukku, satu lagi untuk teman sekamarku, Shinta Kirana. Namun, sarapan yang Thomas belikan untukku selalu sama, yaitu roti dan bubur. Sedangkan sarapan untuk Shinta tidak hanya bergizi, tetapi menunya juga selalu berbeda. Bahkan saat ulang tahunku, Thomas menyiapkan dua hadiah. Hadiah ulang tahunku hanya empat lembar kartu ucapan sederhana. Sedangkan untuk Shinta, Thomas menyiapkan tiket konser, foto kreasi DIY berhiaskan manik-manik berlian kecil, gaun putih bak dalam dongeng, dan sebuah cincin seukuran jari kelingking. Hingga hari wisata kelulusan, kami bertiga tiba di stasiun. Thomas dan Shint
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Mantan Suamiku Dan Cinta Baruku Meniduri Sahabatku

Mantan Suamiku Dan Cinta Baruku Meniduri Sahabatku

Dalam perjalanan pulang setelah mengambil surat nikah, Riven tiba-tiba berkata, "Aku selingkuh." Dia menunjuk kursi penumpang di bawahku, lalu tersenyum kejam. "Kemarin dia duduk di sini sambil nyium aku. Pakaiannya seksi sekali. Aku nggak bisa nahan diri, jadi aku tidur sama dia." Untuk kedua kalinya, aku dikhianati. Aku terpaku di sana, begitu sakit sampai tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun. Namun, Riven malah terlihat masih tenggelam dalam kenangan itu. "Sekarang aku jadi bisa memahami Javer. Queena memang lebih punya pesona wanita dibanding kamu." Javer adalah mantan suamiku, sedangkan Queena adalah sahabatku dulu. Lima tahun lalu, aku memergoki mereka berdua di ranjang yang sama. S
14.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai munafik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status