RED CROWN
Han datang, ia membawa nampan dengan teko berisi teh hijau hangat kesukaan Cantaka, dua cangkir tersedia untuk keduanya.
“Maafkan aku jika rasanya terlalu kuat, kami sedang menghemat air untuk yang lainnya,” ucap Han, penuh rasa ketakutan.
Cantaka memaklumi apa yang sedang terjadi. Ia juga meminta Han untuk menemaninya minum teh di luar perpustakaan, seraya menikmati udara sejuk yang jarang mereka dapatkan.
Pangeran itu mulai menyeruput dengan perlahan, rasanya begitu kuat dan sedikit pahit, tetapi bagaimana pun juga, ia harus menghabiskannya. Ia tidak ingin Han merasa tidak nyaman dengan pendapatnya.
Bab Populer