Sisa Rasa
Dia ikut duduk di karpet bersama mereka, tertawa mendengar gosip kantor yang ketinggalan sejak dia cuti.
Eh, tapi serius deh,” kata Dita sambil memperhatikan wajah Selin lebih dekat. “Lo kelihatan beda.”
Selin mengangkat alis. “Beda apaan?”
“Lebih kalem.”
Yang lain ikut menimpali, “Iya ya. Biasanya lo paling ribut.”
Selin tertawa kecil. “Mungkin karena habis kecelakaan kali. Jadi tobat.”