Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Dewi dengan luwes memperkenalkan Laras kepada rekan-rekan kerjanya yang terlihat kebingungan saat Laras muncul. Sementara Dharma hanya diam. Ekspresinya juga datar saja seolah kehadiran Laras di sana bukan sesuatu yang penting dan diharapkan. “Saya Laras,” ucap Laras ramah seraya menyalami satu per satu orang yang ada di sana. “Terima kasih ya semuanya sudah repot-repot datang buat jenguk.” Anak buah Dharma yang didominasi oleh kaum wanita itu menjawab sahut-sahutan kalau mereka tidak repot.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Terperangkap Nafsu Sang Predator

Terperangkap Nafsu Sang Predator

Rambutnya diurai panjang bergelombang, dan senyumnya penuh pesona namun juga tajam. Wanita itu tidak lain adalah Laras, salah satu pengusaha muda yang memiliki koneksi luas di dunia hiburan malam, dan juga urusan perantara. Di belakangnya berdiri dua wanita lain. Sari, yang dikenal cerdas dan menguasai jaringan informasi, dan Rina, model papan atas yang diam-diam mengurus beberapa iventasi rahasia Arsen. Ketiga wanita itu mendekat dengan langkah anggun, namun ada aura hormat sekaligus kepemillkan halus yang mereka tunjukkan terhadap Arsen.
399 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Terikat Cinta Setelah Akad

Terikat Cinta Setelah Akad

tanya Laras memastikan. Anggukan kepala Sarah seolah menjelaskan semuanya. "Tapi kamu nggak apa-apa kan, Ras?" Laras menggeleng kuat. Ia pun memberikan diri berdiri tegak dan menatap ke seluruh manusia yang berada di dalam ruangan. Ia tidak mau semua orang menyalah pahami yang sama sekali bukan ranah mereka untuk ikut campur.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Ikhlasku dengan takdirku

Ikhlasku dengan takdirku

Lihat saja dia tidak akan membiarkan putra-putranya menikah dengan keluarga yang tidak jelas atau lebih parahnya tidak selevel dengan nya. Hari ini Laras sedang berada di luar sedang meninjau universitas yang akan dia masuki nanti, Laras mengambil jurusan seni karena dia sangat menyukai hal yang berbau seni dan memiliki cita-cita menjadi seorang penulis sekaligus sutradara semoga saja cita-citanya tercapai tanpa ada halangan tapi sepertinya itu tidak mungkin karena manusia adalah tempatnya cobaan. Laras sedang duduk di cafe sambil menunggu seseorang tapi tiba-tiba matanya menangkap suatu pemandangan yang membuat dadanya bergemuruh.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

"Laras memiliki darah abadi dari Raja Jayabhaya dan darah manusia fana dari Dewi Sara. Sekarang dia juga memiliki darah asura serta darah bidadari seperti saya. Setidaknya itu akan membantu saat dia berhadapan dengan Ayah." Pun sang Ulama meninggikan sebelah alis. "Apa akan ada efek samping?" Lagi-lagi bibir Jaka Lelana membentuk senyuman manis. Tak lain karena bisa menebak yang terjadi pada Larasati saat ini. "Mungkin dia akan merasa kepanasan. Unsur api sedang beradaptasi dalam tubuhnya," katanya. Menyikapi itu, Maulana Ngali tertawa tanpa suara. Lantas sembari menggeleng, dia meraih secangkir teh yang telah tersedia di hadapan.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Gerilya Di Balik Seragam

Gerilya Di Balik Seragam

Laras terkekeh, tidak kuasa menahan tawa: “Lebih baik kau lupakan saja hubungan atasan-bawahan itu, Surya! Kalau tidak, kau akan kesulitan menjalankan tugasmu.” Surya makin bingung. Pangkat Laras jelas lebih tinggi darinya, sudah sewajarnya ia harus tunduk. Melihat wajah Surya yang ragu, Laras menjelaskan: “Tenang saja, Surya. Aku ini cuma mengelola gudang senjata dan perpustakaan rahasia. Aku jarang sekali maju ke garis depan...” Sambil bicara, Laras menyandarkan senapannya ke dinding bambu, lalu duduk santai, diikuti bawahannya.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

tanya Laras. "Bisa, Bu. Akan kami siapkan." "Baik." Laras ke luar dari ruang Dokter. Langkahnya tetap tenang. Ia berhenti sejenak di lorong, lalu membuka ponselnya. Nama pertama yang ia hubungi adalah Wiwik. "Halo, Wik," panggil Laras saat sambungan telpon mulai tersambung. "Iya, Ras. Ada apa?" tanya Wiwik.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Namun ketika kamu mendapati wujud asli mereka, mereka bisa dibunuh dengan mudah seperti layaknya kamu memukul serangga kecil di depanmu. ” Aku masih tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan dari sosok itu. Tentang Jin, tentang wujud asli mereka. “Nyi Laras wujud aslinya adalah ular besar, meskipun dia bisa berubah wujud menjadi makhluk yang cantik jelita, namun sejatinya dia adalah siluman ular dari bangsa Jin sama dengan ku. ”
9.8682.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.1K kali sebagai laras adalah
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Lara Cinta

Lara Cinta

“Hello! Ini jakarta. Hari juga lagi cerah banget. Nggak ada hujan nggak mendung.” Udara bahkan terasa sedikit panas meski hari sudah malam, Anira tidak melihat satupun alasan dia masuk angin. “Ngeyel!” Reksa tidak bersikeras lagi, dia menyerahkan sebuah plastik ke Anira. “Talas bogor pesenan lo.” Anira menerima dengan wajah bingung. “Thank you. Tapi ini lo bisa kasih besok aja kok. Lo pasti capek banget kan?”
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Dendam Arwah Bully

Dendam Arwah Bully

Dia juga sangat ketakutan. "Ya …. Ini aku Laras." Laras menunjukkan sosoknya kepada mereka berdua. Tubuhnya melayang di udara. Beberapa detik kemudian dia langsung menghilang kembali. "Pergi! Pergi kamu dari sini," usir istri pak Evan. "Hahaha…. Aku tidak akan pergi sebelum aku membalaskan dendam. Kalian harus mati. Kalian semua harus mati. Hahaha …."
674 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai laras adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status