HIATUS
Suara Tuan Harraz tercekat, membuatku yang bingung langsung menatap wajahnya.
Tubuh Tuan Harraz gemetar, lalu tiba-tiba menutup Al-Qur’an yang kami pangku bersama-sama itu dan berdzikir untuk menenangkan hati, seakan ada yang bergejolak dari dalam diri lelaki itu, yang membuatnya kacau dan bicara saja tidak beraturan, “Allah. Allah. Allah.” Hanya nama Tuhan yang lelaki itu sebut, membuatku yang duduk di sebelahnya terdiam.
인기 회차